penurunan aktifitas kader dan banyak kader yang drop out. Posyandu sangat bergantung pada peran Bidan dan kader sebagai penggerak. Dimana beberapa tahun terakhir ini kinerja kader dirasa menurun. Hal ini terdeteksi dari jumlah kunjungan balita yang datang ke Posyandu turun dari 60 % menjadi 43 %, serta laporan kasus gizi buruk semakin meningkat. Berdasarkan studi pendahuluan menunjukkan bahwa k…
Kehamilan merupakan suatu proses yang normal akan tetapi setiap kehamilan juga mempunyai resiko. Kehamilan resikotinggi merupakan penyimpangan dari keadaan yang normal dan secara langsung dapat menyebabkan kesakitan dan kematian baik pada ibu maupun janin sehingga diperlukan tindakan rujukan dari masyarakat khususnya oleh para kader. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ganbaran pengetahua…
Rekomendasi WHO tentang pemberian ASI Eksklusif sampai usia 6 bulan tampaknya masih sulit untuk dilaksanakan. Masih banyak kendala yang menyebabkan ibu tidak bisa menyusui bayinya secara eksklusif sampai usia 6 bulan. Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007-2008 pemberian ASI eksklusif pada bayi berumur 2 bulan hanya 64%. Prosentase ini menurun dengan jelas menjad…
Posyandu merupakan salah satu bentuk kegiatan pendekatan partisipasi masyarakat dalam bidang kesehatan yang dikelola oleh kader posyandu yang telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan dari puskesmas. KMS-Balita adalah alat yang sederhana dan murah, yang dapat digunakan untuk memantau kesehatan dan pertumbuhan anak. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 11 April 2010 di posy…
Meja IV Posyandu sebagai salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) yang paling memasyarakat dewasa ini, yang dikelola dari, oleh, dan untuk masyarakat. Posyandu dirasakan telah berperan sangat penting dalam meningkatkan sasaran untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar, seperti : KIA, KB, Imunisasi, gizi, serta pencegahan dan penanggulangan diare. Keberadaan Posyandu …